Random

Ask me anything   Submit   I write what I want and reblog what I like.

Bener kali ya, hati itu harus di pagerin. Biar ga ada yang seenaknya ngotak ngatik pintunya. Trus klo udah kebuka, ya terserah mau masuk ato pergi.

Coba aja kamu ga ngotak-ngatik.
Coba aja aku ga bertanya-tanya siapa di luar.

Tapi apa? Kamu berdiri disana, di depan pintu dengan kunci ditanganmu. Aku bisa apa?

"Jangan pergi, ku mohon".
Ku harap aku bisa mengatakannya dengan baik. Tapi apa? lidah ku kelu atas tatapan tidak mengertimu atas bahasa yang aku utarakan.

Lalu apa sekarang? Aku hanya bisa berserah pada doa di setiap sujud terakhir ku.

— 2 days ago with 1 note

Just trust God’s timing.
Bahkan orang yang sepintas kamu temui di lift perpustakaan, ada masanya akan berjabat tangan & berjalan dalam satu iringan.

— 2 days ago
2 years ago
X :Topi gue gak ada ! (kalang kabut nyariin topi di sela-sela tumpukan tas. Ceritanya mau apel penutup)
Y :Nih, pake topi gue aja. Gue ga ikut apel.Oke, makasih ! (Langsung ambil topi nya terus lari ke lapangan. Ga sempet liat orang nya)
(Seusai apel. Liat nama di topi. Terus minta tolong balikin sama angkatan atas)
This noon.
Y :X...X... !
X :Eh, hai. Selamat wisuda, Y (jabat tangan)
Y :Makasih. Eh, gue ga pernah tau klo lo adek nya Jajar.
X :Haha iyanih. Dia ga pernah ngakuin gue.
X&Y :Hahahaha
Truly, who knows what could happen.
Bisa aja orang yang sepintas lo temui, yang lo bahkan ga tau nama dan rupanya. Suatu hari bakal jadi orang yg manggil nama lo, dan lo jabat serta ucapin selamat di hari penting nya. Selamat wisuda, mas-mas pemberi topi !
— 3 days ago
"I’m that kind of girl who will not love you as much as you need, but as long as you need."
— 1 week ago

Semua nyawa punya definisi masing-masing tentang bahagia. Apa itu, dan bagaimana cara mendapatkannya. Bagi ku, dengan melihatmu (lagi) mewakili semuanya.

Jangan tersenyum !¬†Aku mohon jangan.

Karena aku, berusaha setengah mati untuk tidak menghambur peluk padamu. Terimakasih, untuk tetap terlihat baik-baik saja.

— 1 week ago

Aku percaya, di planet bernama bumi ini tidak ada yang namanya si pintar dan si bodoh.

Yang ada hanya mereka yang tau lebih banyak, dan mereka yang tidak tau sebanyak yang lainnya.

Mereka yang mencari tau lebih banyak, dan mereka yang tidak mencari tau sebanyak yang lainnya.

Dan mereka yang berusaha dengan keras, serta mereka yang berusaha setengah-setengah.

— 1 week ago
Follow @kartikaanjar